KABAR DARI ACEH

Pantau Milad GAM , DPP Sigap Nilai Aceh Kondusif

Banda Aceh – Aceh Monitor Com. Secara keseluruhan, perayaan Milad GAM 4 Desember 2019 di sejumlah kabupaten/kota di Aceh terbilang kondusif dan situasinya terkendali secara baik, tanpa ada gejolak di tengah masyarakat.

Aparat keamanan terlihat tidak begitu sulit melakukan pemantauan sebagai kegiatan rutinitas kesehariannya, yang situasi kondisi Aceh saat ini jauh lebih membaik pasca penandatangan perjanjian perdamaian MoU Helsinki 2005 yang lalu.

Komitmen mengawal perdamaian tejaga secara simultan antara pihak pemerintah pusat dengan pemerintahan Aceh (khususnya eks GAM) dengan ditingkatkan status otonomi khusus Aceh dengan kewenangan yang diberikan secara luas, termasuk dibolehkan mendirikan partai politik lokal dalam menentukan arah dan sikap politik rakyat Aceh tersendiri.

“Artinya, keberadaan partai politik lokal di Aceh merupakan satu-satunya yang tidak dimiliki daerah provinsi dan kabupaten/kota lain di Indonesia selain Aceh ,” terang Muchti selaku Sekjen Dewan Pengurus Pusat Solidaritas Generasi Aceh Perubahan (DPP-SIGAP). Kamis 5/12/19.

Keterangan lebih jauh mengenai Milad GAM, di ungkapkan Muchti, bahwa DPP SIGAP ikut melakukan pemantauan khusus dengan membentuk tim kecil untuk kegiatan monitoring.

“Kita bentuk tim kecil dan ditempatkan pada sejumlah titik daerah yang berkategori rawan, spesifiknya wilayah Pidie,Aceh Timur, Aceh Utara hasilnya  menunjukan tidak ada gejolak yang signifikan antara pihak keamanan dengan masyarakat penyelenggara,” tambahmya.

Masyarakat sangat taat pada aturan main agar kegiatan sesuiai koridor hukum agar tidak melanggar. Meskipun ada oknum yang offside dan provokatif, “Kita amati tidak ada masyarakat yang terpancing”. Jelas Muchti.

Di sisi lain, kita mencermati intruksi Malek Mahmud dan Muzakir Manaf yang mengajak masyarakat agar terus mengawal perdamaian dan tidak mengintruksikan melakukan pengibaran bendera bulan bintang menyambut Milad GAM 4 Desember.

Kondisi ini sangat penting diciptakan agar situasi perdamaian yang terjalin dan terus terjaga di Aceh dan bisa menarik investor masuk berinvenstasi di tengah situasi dan keamanan yang terbilang kondusif.

Di lain pihak, aparat penegak hukum terlihat cukup toleran dan memberikan kelonggaran agar perayaan Milad GAM 4 Desember bisa berjalan lancar dengan jaminan keamanan yang terkendali serta jauh provokasi yang melanggar hukum.

“Situasi ini sangat positif dan perlu terus dijaga agar perdamaian Aceh bisa menjadi role model untuk dikaji bagi terciptanya perdamaian dunia.Muchti juga mengapresiasi secara positif terhadap kinerja semua pihak yang terlibat dalam menciptaan iklim damai di Aceh, baik jajaran kepolisian (polda/polres/polsek), Pangdam IM dan jajaran, BIN, Bais, Pemda, serta elit politisi yang terlibat di dalamnya,” ujarnya.

“Kontribusi masyarakat Aceh yang semakin menyadari akan pentingnya menjaga situasi damai juga berkontibusi maksimal guna memajukan Aceh ke depannya dalam bingkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tutup Muchti selaku Sekjen DPP SiGAP.. (ril)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!