KABAR DARI ACEH

HUT ke-53 Bank Aceh, Dirut: Jaga Amanah Tumbuhkan Berkah untuk Aceh 

Redaksi

 

 

Banda Aceh – Aceh Monitor com. Memasuki usia ke-53 tahun, PT Bank Aceh Syariah terus mempertegas komitmen sebagai bank kebanggaan masyarakat Aceh. Tidak hanya sebagai lembaga intermediasi, Bank Aceh juga menjadi mitra strategis Pemerintah Aceh dalam mendorong pembangunan daerah, memperkuat ekonomi syariah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Puncak peringatan HUT ke-53 digelar di Lapangan Expo UMKM Bank Aceh, Banda Aceh, Kamis (6/8/2026). Upacara dipimpin Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Ir. T. Robby Irza, http://S.SiT., M.T. selaku Inspektur Upacara. Ia membacakan amanat tertulis Gubernur Aceh selaku Pemegang Saham Pengendali.

Mengusung tema Kuatkan Amanah, Tumbuhkan Berkah HUT ke-53 menjadi refleksi perjalanan Bank Aceh selama lebih dari lima dekade dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

“Kepercayaan masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha adalah amanah yang harus dijaga melalui integritas, profesionalisme, inovasi, dan tata kelola yang baik. Dari amanah yang dijalankan dengan tanggung jawab itulah akan tumbuh keberkahan bagi perusahaan, masyarakat, dan pembangunan Aceh,” sebut Gubernur dalam amanatnya.

Pemerintah Aceh mengapresiasi kinerja Bank Aceh yang terus sehat dan berdaya saing. Gubernur berharap momentum ini menjadi pijakan untuk memperkuat tata kelola, mempercepat inovasi, dan memperbesar kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Aceh.

Gubernur juga mendorong Direksi dan Dewan Komisaris yang kini telah lengkap agar semakin solid, termasuk mempercepat agenda strategis menjadikan Bank Aceh sebagai bank devisa guna mendukung perdagangan dan investasi.

Sejak bertransformasi menjadi Bank Aceh Syariah pada 16 September 2016, Bank Aceh menunjukkan pertumbuhan yang sehat dan tata kelola yang semakin baik.

Direktur Utama Fadhil Ilyas mengatakan, usia 53 tahun adalah momentum memperkuat transformasi dan kualitas pelayanan.

“Kepercayaan yang diberikan adalah amanah. Kami berkomitmen menjaga melalui kinerja sehat, pelayanan terbaik, tata kelola kuat, dan kontribusi nyata bagi Aceh,” ujar Fadhil.

Hingga Juni 2026, fundamental Bank Aceh tetap kokoh:Total Aset Rp29,7 triliun Dana Pihak Ketiga Rp25 triliun   Penyaluran Pembiayaan Rp21,87 triliun, tumbuh 5,94% Laba Bersih: Rp171 miliar

Bank Aceh juga meraih sejumlah penghargaan nasional: Financial Literacy Award 2025 dari OJK, PRIMA Awards 2025 Platinum, Serambi Ekraf Award 2025, dan Top Sharia Regional Bank di Indonesia 20 Syariah Awards 2026.

Komitmen sosial juga menjadi fokus. Saat Aceh dilanda banjir dan bencana hidrometeorologi 2025, Bank Aceh mengaktifkan Business Continuity Management, membuka posko layanan, dan memberikan relaksasi pembiayaan.

Melalui program *Bank Aceh Peduli*, bantuan disalurkan ke Ruang Onkologi RSUD dr. Zainoel Abidin berupa 30 unit kursi roda dan 115 paket bantuan. Untuk SLB Bukesra Banda Aceh disalurkan 2 unit kursi roda, 4 unit kipas angin, dan 115 paket bantuan.

Rangkaian HUT juga diisi jalan santai bersama masyarakat, donor darah di seluruh kantor cabang, dan bakti sosial bersama PIKABAS.

Sebagai BPD milik Pemprov dan Pemkab/Pemko, Bank Aceh akan terus memperkuat pembiayaan sektor produktif: UMKM, pertanian, perikanan, perkebunan, industri halal, dan ekonomi kreatif. Transformasi layanan digital juga dipercepat agar lebih mudah, cepat, aman, dan menjangkau seluruh pelosok Aceh.

“Ke depan Bank Aceh akan terus menjadi bank syariah yang sehat, modern, inovatif, dan terpercaya. Sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi Aceh,” tutup Fadhil.

Pada momentum ini, Bank Aceh mengajak seluruh insan, nasabah, pemerintah, dan masyarakat untuk bersinergi menjaga amanah dan menumbuhkan keberkahan bersama demi Aceh yang maju, mandiri, dan sejahtera

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!