POLHUKAM

Bacaleg Minta Konsekuensi Partai Bagi Bacaleg Yang Menyebarkan Fitnah

Banda Aceh – Aceh Monitor Com. Bakal Calon Legislatif (BACALEG) DPRK Banda Aceh dari Partai Gerindra mulai resah dan merasa kuatir akan ada persaingan sesama Bacaleg se-Dapil.

Sehingga para Bacaleg tersebut berupaya untuk menjatuhkan persaingannya itu dengan cara-cara yang tidak wajar, dimana Bacaleg yang merasa dirinya memiliki persaingan menempuh hal tersebut dengan menyebarkan fitnah.

Oleh karena itu,Bacaleg yang merasa di rugikan oleh Bacaleg dalam satu dapil itu meminta kepada Pengurus Partai Gerindra Kota Banda Aceh supaya adanya sebuah konsekuensi berupa sanksi bagi para Bacaleg yang suka menjual atau menyebar fitnah murahan.

Pemintaan supaya adanya sebuah konsekuensi atau berupa sanksi bagi Bacaleg nakal itu di sampaikan oleh Bacaleg Partai Gerindra DPRK Banda Aceh Dapil 3 Kecamatan Syiah Kuala Ulee Kareng Syafrial kepada media ini (2/7) Senin melalui pesan whatsapp.

“Kalau melihat pelaksanaan Pemilu Legislatif 2019 masih dalam tahap proses di internal Partai akan memasuki tahap pengajuan pengusulan nama-nama Bacaleg ke badan Penyelenggara Pemilu di KIP, namun, kampanye Black Campain sudah mulai terdistribusi, meskipun hanya masih merambah pada tingkat internal Partai (Tim Baleksi) ” sebutnya.

Syafrijal menjelaskan, upaya penyebaran fitnah tersebut hanya semata-mata untuk menjegal Bacaleg lain yang merasa jadi persaingannya. Tapi itu merupakan intrik politik kotor yang di praktekan oleh para Bacaleg yang mengalami keresahan terhadap rekan se-dapilnya.

“Supaya tidak adanya saling sikut apalagi fitnah,dirinya meminta kepada pengurus Partai Gerindra Kota Banda Aceh supaya menindak bagi Bacaleg yang melakukan black campain bagi Bacaleg se-Partai yang Se-Dapil” tutupnya. (Rel)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!