POLHUKAM

Demi Bela Kebenaran , Epong Reza Siap Hadapi Gugatan Bos Takabeya

Bireuen – Aceh Monitor Com. Buntut dari pemberitaan terkait BBM bersubsidi yang diganyang oleh PT Takabeya Perkasa Grup, diposting pada halaman Facebook Epong Reza 25 Agustus 2018, sempat viral di kalangan warga net dan berujung pada dilaporkannya wartawan Media Realitas itu ke polisi.

M Reza selaku pemilik akun Facebook Epong Reza, sebagai terlapor pencemaran nama baik oleh H Mukhlis A Md, selaku Dirut PT Takabeya Perkasa, mengaku menerima apapun proses hukum yang berjalan.

Menurutnya, dirinya bekerja demi membela kepentingan masyarakat, dalam menyebarkan informasi atas tindakan dari perusahaan tersebut.

“Saya siap menghadapi gugatan ini, apa saja yang diinginkan pihak pelapor, akan saya ikuti sesuai jalur hukum sampai ke meja hijau,” ungkapnya kepada Aceh Monitor, Kamis (6/9/2018) sore.

Lanjutnya, kasus dugaan yang diberitakan itu realita , merupakan aksi kejahatan yang sangat merugikan rakyat. Karena oknum pengusaha, menjarah hak subsidi masyarakat umum.

Epong Reza mengatakan, berita itu ditulis sesuai fakta dan bukti rekaman video, aktifitas truk Intercoller PT Takabeya yang rutin mengisi solar di SPBU. Yang diduga BBM bersubsidi ini, dibawa ke lokasi pabrik perusahaan terkemuka itu di kawasan Peudada. Untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar pabrik, maupun puluhan alat berat yang kini lagi bekerja pada sejumlah lokasi proyek.

“Dalam menulis berita, saya cantumkan nama narasumber yang kesal, melihat truk besar itu siang malam mengisi solar dan bolak balik ke SPBU itu,” ujarnya.

Sebagai salah seorang wartawan media massa di Bireuen , dirinya merasa berhak selaku insan pers untuk memberitakan persoalan tersebut. Namun, dia tak menyangka ternyata “menyengat” oknum pengusaha itu, sehingga berujung ke polisi tanpa menggunakan hak jawab terlebih dahulu, sesuai amanah UU 40 tahun 1999 tentang pers bukan langsung ke polisi seperti yang dilakukan H Mukhlis A.Md.

Dilain Kesempatan, Pimpinan Redaksi Media Realitas, H A Muthallib SE SH M.Si M.Kn sekaligus penanggungjawab media massa online tersebut. Saat dikonfirmasi melalui HP terkait perkara itu, mengaku sangat menyayangkan tindakan sepihak ini.

Menurut Muthallib, jika masalahnya akun Facebook maka manejemen media online ini, tidak berhak ikut campur. Tapi, apabila terkait pemberitaan seharusnya pihak yang merasa dirugikan dalam berita itu, dapat meminta hak jawab terlebih dahulu.

“Mengapa tidak menggunakan hak jawab, padahal ada email kami yang bisa dikirimkan hak jawab. Tapi, karena sudah ke polisi dan ikut dipersoalkan medianya, jadi kami harus mempersiapkan diri,” jelasnya.

Kemudian, menyangkut proses hukum atas perusahaan media ini, pihaknya memiliki badan hukum dan sudah siap untuk menyediakan bantuan hukum yang diperlukan.

Kasatreskrim Polres Bireuen, Iptu Eko Rendi Oktama SH yang ditanyai seputar kasus itu kepada Aceh Monitor.Com diruang kerjanya, membenarkan laporan ini. Pihaknya, akan menyelidiki persoalan tersebut sesuai ketentuan. Termasuk, dapat menggunakan aturan tentang pers dalam menyelesaikan perkara itu.

“Kami akan pelajari dulu, apakah masuk ranah pers atau bukan. Jika perlu, dapat dikoordinasikan dengan Dewan Pers. Tapi, jika ada unsur pidana maka kami proses berdasarkan UU ITE,” jelas Eko.

Dia menambahkan, selain itu menyangkut legalitas perusahaan media, menurut Eko merupakan kewenangan
dewan pers.

Berdasarkan data yang dihimpun dari kepolisian Polres Bireuen, H Mukhlis A.Md melaporkan akun Facebook Epong Reza, sekaligus sebagai wartawan Media Online Media Realitas. Melalui jasa pengacara Dr Adi Mansyur SH M.Hum bin Burhan (46) dosen, dengan alamat Jln Duku Perum Benhill Indah Blok B No 56, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang Sumatera Utara.

Sesuai nomor laporan LP/151/RES.1.14./IX/2018/Tes Bireuen tanggal 04 September 2018, atas tuduhan pencemaran nama baik H Mukhlis A.Md oleh akun FB Epong Reza, atas nama M Reza wartawan Media Realitas selaku terlapor dalam perkara gugatan tersebut.

Terkait tersebut , Aceh Monitor Com. Mencoba menghubungi bos PT. Takabeya H. Mukhlis A.Md namum ajudanya mengatakan yang bersangkutan sedang berada di luar kota. (Duta)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!