POLHUKAM

Dewan Sebut Pekerjaan Ini Siluman

Binjai (Sumut) Aceh Monitor Com.Pemerintah Kota Binjai saat ini
sedang melakukan proyek pengerjaan
halte, shelter dan rambu tambahan.
Pengerjaan Halte terpantau di Jalan
Tengku Amir Hamzah, Kelurahan
Pahlawan, Binjai Utara, Jalan
Pahlawan, jumat 3 Agustus 2018

Pengamatan Aceh Monitor di binjai ada tiga titik halte yang masih menggunakan coran semen masih basah.

Anggota DPRD Kota Binjai, Jonita
Agina Bangun menuding bahwa
pelaksanaan proyek-proyek tersebut
tidak sesuai rencana.

Bahkan ia menyebut proyek sini
sebagai proyek siluman karena tak di
lengkapi plang proyek.

“Proyek Halte Siluman ini. Gak ada
plank proyeknya di beberapa titik.
Kalau masuk di R-APBD 2018,

Pengerjaan di bulan 4 atau 5. Kalau
ada plang, bisa diawasi. Ini yang di
bulan Agustus. Dengan pengerjaan
terkesan buru-buru tanpa plang,
membuat satu kerjaan ini tadi tidak
maksimal, artinya bagaimana
masyarakat tahu. Belum ada dibahas
di P-APBD. Ada pembahasan di R-
APBD. Kerjaan Dishub ini,” tuturnya
Jonita.

“R-APBD ketok bulan 11. Kenapa
pengerjaan di akhir mendekati P-
APBD, sementara ini bahas anggaran
lagi. Ini belum termasuk harusnya,”
tambahnya.

Pembangunan halte diduga
membuang anggaran menjadi sia-
sia. Karena beberapa halte dibangun
secara berdekatan.

Selain itu ada juga halte yang
dibangun di kawasan makam
pahlawan, yang lokasinya di
kawasan inti kota, dan berada di
tikungan, sehingga akan berpotensi
kemacetan arus lalu lintas.

“Ini buang-buang anggaran. Ada 50
meter ke antara halte satu dengan
halte lainnya, seyogiayanya halte
dipusatkan bertepatan dengan
pemakai kendaraan umum dan
dibutuhkan masyarakat. Jelas ini
mubazir,” tambah Jonita.

Selain halte yang akan dibangun,
sebelumnya telah dibangun sejumlah
halte diduga tidak tepat sasaran.
Halte-halte di Binjai Selatan
misalnya, di sana tak terlihat ada
aktivitas transportasi.

“Halte-halte Binjai Selatan gak ada
manfaatnya, ada sopir dan kernet,
minyak mobil dibiaya, dana
perawatan bus ada tapi gak ada
sewanya. Inilagi dibuatnya merasa
kecewa, penumpang tidak ada, sopir
dan kernet gaji hampir 2 juta. Masih
banyak skala prioritas yang lain,”
jelasnya.

Penulusuran Aceh Monitor pengerjaan halte disertai plang hanya di depan gedung DPRD Sementara.

Tertera proyek dibawahi Dinas
Perhubungan, dengan dana
anggaran 3,9 miliar untuk 46 halte,
31 shelter dan 100 rambu.

Pengerjaan bersumber APBD DAU
2018, yang dikerjakan PT Duta
Multianugerah dengan waktu 120
hari.

Terpisah, Kepala Bidang Prasarana
Dinas Perhubungan Kota Binjai , M
Fazar Kurniawan membenarkan
adanya pengerjaan halte.
Namun dia mengaku tidak tahu
pengerjaan tersebut membutuhkan
dana berapa.

“Itu aku gak tahu. Coba tanya sama
Juanda, dia PPK-nya
(PejabatPembuat Komitmen). Dia
yang tahu itu” pungkasnya. (Hadi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!